161 Tenaga Kesehatan Kukar Disuntik Vaksin Covid-19
(dr Martina Yulianti)
TENGGARONG, Pelaksanaan vaksin Covid-19 di
Kukar tahap 2 berjalan dengan baik, penyuntikan vaksin dilaksanakan di RSUD A.M
Parkesit Tenggarong, Kamis (28/1/2021).
Sebanyak 161 Tenaga Kesehatan Kukar mengikuti
proses vaksinasi, terdiri dari, 28 orang dari Nakes RSUD AM Parikesit, 18 orang
Puskesmas Kota Bangun, 4 orang dari Rimba Ayu, 9 orang dari Separi 3, Puskesmas
Teluk Dalam 9 orang, 19 orang Puskesmas Sanga Sanga, 7 orang Puskesmas Sungai Merdeka,
Rumah Sakit Dara (Dayaku Raja) 25 orang, Puskesmas Bunga Jadi 2 orang,
Puskesmas Muara Badak 5 orang, Badak Baru 14 orang, Puskesmas Muara Jawa 6
orang, Puskesmas Muara Muntai 10 orang, Puskesmas Muara Wis 2 orang, Puskesmas
Samboja 2 orang, dan Puskesmas Tabang 1 orang.
Kepala Dinas Kesahatan Kukar Martina Yulianti
memgatakan, dalam waktu 14 hari setelah di suntikan yang kedua ini akan terbentuk
maksimal.
"Jadi kita tunggu saja yang jelas
setelah vaksin ke dua ini baru terbentuk optimal. Tapi seberapa lama saya belum
bisa memberikan informasi" Kata Martina kepada media, di RSUD AM
Parikesit, Kamis (28/1/2021).
Ia menambahkan, orang yang sudah menerima
vaksin tidak boleh lagi di vaksin, terkait apakah masih bisa tertular, masih
ada kemungkinan 35 % dari yang divaksin bisa tertular Covid-19, karena secara
uji klinis evikesinya itu 65% sinovac ini.
"Vaksin itu juga berbeda-beda jenisnya, jika
sinovac ini dari uji klinisnya 65 persen tidak tertular, meskipun tertular dia
tidak menjadi sakit berat, vaksin ini bukan mencegah untuk orang tidak
tertular, namun mencegah orang tidak sakit berat, jadi meskipun tertular yaitu
Orang Tanpa Gejala (OTG)" katanya.
Lanjut dia, untuk gelombang selanjutnya
pihaknya menunggu arahan dari pusat, saat ini lagi fokus menyelesaikan tenaga
kesehatan, dan Kukar kebetulan dapat giliran pertama dalam tahap pertama
bersama 93 Kabupaten Kota yang lain, setelah minggu kedua februari atau ketiga
sudah selesai semua suntikan yang kedua ini.
"Pada tahap satu penyuntikan vaksin,
untuk nakes atau tokoh lainnya, kita beri waktu sampai tanggal 30 Januari 2021,
kita akan memberikan kesempatan suntikan pertama bagi yang tertunda karena
alasan kesehatan setelah itu gak ada lagi" Ucapnya.(*riz/poskotakaltimnews.com)